Monday, October 16, 2006

Aku masih punya jiwa
yang mampu membuatku tertawa
walau hari-hari masih terasa hampa
dan mata orang sekitar menatap duka

hening.
kutelusuri hari-hari ini sendirian.
menguak kerumunan tawa di depan mata
Aku terus menari. menghibur diri. mengisi sepi.
mengukir rasa pada hari-hari ini. tanpamu.
aku tenggelam dalam nadaku. terlarut dalam rangkaian kata-kataku.
salahkah aku karena merindukanmu
aku di sini.
sendiri.
sepi.
bahkan angin malam pun enggan mendekati.
kucari-cari bayangmu dalam gelap.
tak ada.
desah nafasmu pun tiada.
aku semakin sendiri.
sementara rindu kian menggores di hati.
salahkah aku karena merasakan ini.
aku sadar telah terlelap dalam mimpi.
dan aku tetap sendiri.
kuharapkan kembali mendengar senandungmu di malam hari.

KERINDUANKU

Disaat......
mataku mulai terpenjam
Kala itu sunyi malam pun mendekat
Suasana hati terisikan khayalan
Rasa rindu akan satu kehidupan
Yang mungkin kelak akan mengambil bagian
Dalam sudut kehidupan
Mulai terangankan, sudut demi sudut
Sudah ku tempuh namun ada satu sudut
Yang belum pernah ku jelajahi.........
AKU TAK MENGERTI.........?????

Kehidupan apa yang akan kutemukan
Dari sudut ini, jika saja Tuhan.......
Layakkan kehidupan yang baru untukku
Baharuilah hidupku dengan cinta yang sejati.